Sekolah Kebidanan di Bandung

Sekolah kebidanan kini banyak tersebar di Indonesia. Tingkatan sekolah kebidanan pun bermacam-macam mulai tingkatan diploma III kebidanan, DIV kebidanan, S1 kebidanan, dan S2 kebidanan, sedangkan  untuk sekolah S3 kebidanan belum ada di Indonesia. Sekolah S3 kebidanan baru ada di luar negeri. Namun, pada saat ini untuk dapat menjadi seorang bidan, pendidikan yang perlu ditempuh ialah sampai diploma III kebidanan. Sekolah kebidanan itu sendiri tersebar banyak di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia. Namun, kebanyakan terpusat di kota Bandung, kota Jakarta, Yogyakarta, dan sebagainya.

Sekolah kebidanan yang ada merupakan sekolah negeri dan swasta. Sekolah negeri didirikan oleh pemerintah daerah dan pusat, sedangkan sekolah swasta biasanya didirikan oleh suatu yayasan. Baik sekolah kebidanan negeri maupun sekolah kebidanan swasta yang baik ialah sekolah yang telah terakreditasi dan akreditasi yang baik untuk sekolah kebidanan ialah A.



sekolah kebidanan



Alat Kebidanan Gunting Tali Pusat


Sekolah Kebidanan di Bandung

Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki institusi pendidikan kebidanan, baik negeri maupun swasta. Sekolah kebidanan khususnya diploma kebidanan negeri di Bandung di antaranya ialah Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Padjadjaran dan sebagainya, sedangkan  untuk sekolah kebidanan di Bandung dan berstatus sebagai sekolah swasta di antaranya ialah Akbid Bandung, Stikes Rajawali, Stikes Achmad Yani, Stikes Bhakti Kencana, dan sebagainya.

Sekolah kebidanan ini mendidik mahasiswanya menjadi   seorang bidan yang profesional dan terampil. Selain terdapat pendidikan diploma kebidanan, di Bandung juga terdapat pendidikan diploma IV kebidanan. Sekolah atau institusi yang menyelenggarakan pendidikan diploma IV kebidanan di antaranya ialah Universitas Padjadjaran, Stikes Achmad Yani, Poltekkes Kemenkes Bandung, dan sebagainya.

Selain terdapat pendidikan diploma IV kebidanan, di Bandung juga terdapat institusi yang menyelenggarakan pendidikan S2 kebidanan. Institusi yang dimaksud di antaranya ialah Universitas Padjadjaran, dan Stikes Dharma Husada Bandung. Namun pendidikan S2 di kedua institusi tersebut berbeda. Di Universitas Padjadjaran mahasiswa yang telah lulus menempuh pendidikan S2 ini akan mendapatkan gelar M.Keb atau Magister Kebidanan, sedangkan  di Stikes Dharma Husada Bandung, apabila mahasiswanya telah lulus menempuh pendidikan S2 ini, maka akan mendapatkan gelar M.Tr.Keb atau Magister Terapan Kebidanan.

Untuk menjadi seorang bidan pada saat ini cukup menempuh pendidikan diploma III kebidanan. Kemudian setelah lulus menempuh pendidikan diploma III kebidanan selanjutnya mengikuti ujian kompetensi untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi atau STR. Barulah setelah mendapatkan STR dan ijazah dapat dikatakan Anda menjadi seorang bidan resmi.

Namun, jika Anda ingin membuka praktik mandiri atau BPM, Anda harus memiliki SIPB terlebih dahulu. Cara membuat SIPB pertama-tama Anda harus mendaftarkan diri menjadi anggota IBI Ranting dimana Anda berada. Barulah Anda mengajukan permohonan survey lokasi tempat praktik bidan ke puskesmas dimana Anda berada. Puskesmas akan melakukan survey pada tempat Anda dan mengisi BAP atau berita acara pemeriksaan. Setelah BAP di dapat dari puskesmas, selanjutnya semua berkas-berkas persyaratan pembuatan SIPB dilengkapi dan diberikan pada pengurus IBI Ranting.

Berkas dari IBI ranting diberikan pada IBI cabang dan diserahkan pada dinas kesehatan melalui IBI cabang. Sementara itu, IBI cabang melakukan assesment terhadap bidan yang mengajukan perizinan tersebut. Setelah bidan tersebut melakukan asessment, kurang lebih dalam 1 bulan surat izin praktik bidan dapat diserahkan pada Anda. Apabila Anda tidak ingin membuka praktik, ijazah dan STR bidan saja dapat dipakai untuk melamar pekerjaan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: berbagai sumber


space iklan


Terima kasih untuk Like/comment FB :