Syarat jadi Bidan (Bidan Delima)

Syarat jadi bidan yang utama yakni telah lulus mengikuti pendidikan diploma III kebidanan dan memiliki STRB atau Surat Tanda Registrasi Bidan. Dengan memiliki kedua syarat jadi bidan tersebut Anda dapat dikatakan menjadi seorang bidan. Namun, apabila Anda ingin membuka praktik mandiri, syarat tersebut belum cukup. Anda harus memiliki surat izin praktik bidan (SIPB) terlebih dahulu. Untuk mendapatkan SIPB, Anda harus menjadi anggota organisasi profesi bidan atau IBI. Selain itu, Anda juga harus memiliki tempat dan peralatan tertentu yang dapat mendukung untuk memberikan asuhan kebidanan.

Pendidikan kebidanan menjadi  seorang bidan merupakan pendidikan diploma III kebidanan. Diploma III kebidanan merupakan pendidikan minimal yang harus ditempuh oleh seorang bidan. Pada dasarnya pendidikan kebidanan yang terdapat di Indonesia tidak hanya pendidikan diploma III kebidanan. Di Indonesia sendiri terdapat pendidikan Diploma IV kebidanan, S1 kebidanan, dan S2 kebidanan. Namun syarat jadi bidan minimal telah menempuh pendidikan diploma III kebidanan.



syarat jadi bidan

Alat Kebidanan Setengah Kocher


Setelah bidan tersebut menempuh pendidikan kebidanan, maka akan memperoleh ijazah dan transkrip nilai. Di sini, bidan tersebut sebenarnya masih dikatakan belum menjadi seorang bidan karena, seseorang dikatakan sebagai bidan apabila telah menempuh pendidikan diploma III kebidanan dan telah terdaftar. Bidan yang telah terdaftar ditandai dengan kepemilikan STR atau surat tanda registrasi. STR ini dapat diperoleh melalui ujian kompetensi yang dilaksanakan oleh organisasi profesi dan institusi pendidikan kebidanan. Setelah mendapatkan STR, barulah orang tersebut dapat dikatakan sebagai seorang bidan.


Bidan yang telah memiliki ijazah bidan dan STR bidan dikatakan sebagai bidan. Namun, belum dapat membuka praktik mandiri. Bidan ini hanya dapat bekerja pada tempat pelayanan kesehatan seperti klinik kebidanan, puskesmas, atau rumah sakit, agar bidan tersebut dapat membuka praktik mandiri, bidan harus memiliki SIPB atau surat izin praktik bidan.

Cara memperoleh surat izin praktik bidan ini cukup mudah yaitu dengan mengumpulkan berkas yang diminta oleh dinas kesehatan setempat. Setiap dinas kesehatan akan memiliki persyaratan yang berbeda untuk membuat SIPB. Namun, pada umumnya untuk membuat SIPB syaratnya ialah telah menjadi anggota IBI dan memiliki sarana serta prasarana yang telah ditentukan untuk memberikan asuhan kebidanan. Setelah mempunyai SIPB, barulah Anda dapat melakukan praktik mandiri.

Bidan praktik mandiri atau BPM dahulu disebut dengan bidan praktik swasta. Bidan praktik mandiri yang banyak dikenal oleh masyarakat ialah bidan delima. Bidan delima ini menggambarkan pelayanan BPM yang berkualitas sehingga banyak masyarakat yang memilih bidan delima sebagai tempat untuk memperoleh pelayanan kebidanan.

Syarat jadi Bidan Delima

Syarat menjadi  bidan delima yaitu telah memiliki BPM dan harus memenuhi syarat berupa SIPB, bersedia membayar iuran, bersedia membantu BPM lain menjadi bidan delima, dan bersedia mentaati semua ketentuan yang berlaku. Adapun tahapan yang dilalui menjadi bidan delima ialah melakukan pendaftaran di pengurus cabang, mengisi formulir pra-kualifikasi, belajar dai buku kajian mandiri dan mendapat bimbingan dari fasilitator, barulah divalidasi oleh fasilitator serta diberi umpan balik oleh fasilitator.

Kegiatan validasi ini tidak hanya sarana dan prasarana saja, melainkan meliputi semua jenis pelayanan yang diberikan oleh BPM tersebut. Apabila dari hasil validasi dinyatakan BPM tersebut telah memenuhi standar, maka dapat diberikan sertifikat bidan delima yang berlaku selama 5 tahun. Selain itu, bidan delima tersebut mendapatkan tanda pengenal signage, apron, pin dan buku-buku. Bagi BPM yang belum lulus, maka fasilitator terus membimbingnya sampai BPM tersebut lulus menjadi bidan delima.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: bidandelima.wordpress.com


space iklan


Terima kasih untuk Like/comment FB :