Tes Kebidanan di Kebidanan Bandung

Tes kebidanan merupakan tes yang diselenggarakan untuk menyaring mahasiswa baru kebidanan. Tes kebidanan ini dapat meliputi tes tulis, tes kesehatan dan wawancara. Di Indonesia banyak sekali kalangan remaja putri yang berminat menjadi bidan. Pasalnya mereka menilai profesi bidan tergolong dalam profesi yang mulia karena salah satu tugasnya ialah menolong persalinan. Ada juga kalangan remaja putri yang memilih profesi bidan karena masih minimnya tenaga bidan di daerahnya.

Namun, tak jarang juga ada kalangan remaja putri yang memilih profesi Bidan bukan karena keinginannya sendiri melainkan atas dorongan orang tua. Akibatnya banyak kalangan remaja putri tersebut tidak dapat menyelesaikan pendidikan kebidanan karena terhambat oleh berbagai masalah. Maka dari itu, sebaiknya keinginan menjadi seorang bidan harus berasal dari kemauan dan minat dari remaja itu sendiri. Kita sebagai orang tua hanya mendukung apa yang diinginkan oleh anak kita selama hal tersebut merupakan tindakan yang positif dan bermanfaat bagi masa depan anak kita.



tes kebidanan
Alat Kebidanan Setengah Kocher


Tes Kebidanan di Bandung

Bandung merupakan salah satu kota terbanyak institusi pendidikannya, khususnya pendidikan kebidanan. Akademi kebidanan maupun sekolah tinggi kesehatan yang menyelenggarakan pendidikan kebidanan banyak berada di Bandung sehingga banyak kalangan remaja putri dari berbagai darah dari Sabang sampai Merauke menempuh pendidikan diploma III kebidanan di Bandung.

Agar dapat diterima di institusi pendidikan kebidanan yang ada di Bandung, mereka harus melalui beberapa rangkaian tes kebidanan. Umumnya tes kebidanan yang harus dilalui meliputi tes tertulis, tes kesehatan dan tes wawancara. Banyak orang yang memilih untuk melanjutkan pendidikan kebidanan di Bandung karena selain Bandung merupakan ibu kota provinsi Jawa Barat yang ramai, institusi pendidikan kebidanannya pun pada umumnya telah terakreditasi sehingga  membuat banyak orang tertarik untuk mengambil pendidikan diploma III kebidanan di Bandung.

Tes kebidanan yang pertama kali akan dihadapi oleh calon mahasiswa kebidanan ialah tes tertulis. Tes tertulis terdiri dari tes pengetahuan dasar dan tes psikologi atau psikotes. Tes pengetahuan dasar berisikan pertanyaan tentang mata pelajaran yang di dapat sewaktu menempuh pendidikan SMA. Mata pelajaran yang diujikan ialah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Kenapa ada mata pelajaran Fisika, Kimia dan Biologi? Karena biasanya untuk masuk ke kebidanan, salah satu syarat calon mahasiswanya ialah berasal dari SMA dengan konsentrasi IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) sehingga mata pelajaran yang termasuk ke dalam IPA akan diujikan pada saat tes kebidanan.

Setelah selesai mengikuti tes mata pelajaran sewaktu SMA, selanjutnya calon mahasiswa kebidanan harus mengikuti psikotes. Psikotes ini bertujuan untuk mengukur IQ dan karakter dari calon mahasiswa baru tersebut. Biasanya institusi pendidikan kebidanan akan menetapkan batas IQ dan karakter yang dapat diterima menjadi mahasiswa kebidanan.

Tes kebidanan selanjutnya ialah tes kesehatan. Tes kesehatan dapat dilakukan oleh pihak institusi pendidikan kebidanan atau pun dapat bekerja sama dengan institusi pemerintah seperti puskesmas atau rumah sakit. Tes kesehatan di sini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesehatan dari calon mahasiswa kebidanan apakah memenuhi kualifikasi untuk di didik menjadi seorang bidan atau tidak. Tentunya calon mahasiswa yang tidak memenuhi kualifikasi tidak dapat diterima sebagai mahasiswa kebidanan. Misalnya saja calon mahasiswa memiliki tinggi badan kurang dari 150 cm, terdapat buta warna, dan sebagainya.

Tes kebidanan yang terakhir ialah tes wawancara. Tes wawancara ini merupakan tes akhir yang menentukan calon mahasiswa kebidanan diterima atau tidaknya menjadi mahasiswa kebidanan pada institusi pendidikan kebidanan.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: berbagai sumber


space iklan


Terima kasih untuk Like/comment FB :