Peran Bidan

Peran merupakan suatu kumpulan norma untuk perilaku seorang dalam suatu posisi khusus, seperti seorang istri, suami, anak, guru, perawat, bidan dan sebagainya. Peran merupakan suatu konsep struktural, dan masyarakat dapat dipandang sebagai suatu sistem peran yang kompleks. Peran bidan dalam melaksanakan tugasnya tidak lepas kaitannya dengan wanita sebagai kliennya. Peran bidan dalam memberikan pelayanan selalu dihormati oleh kliennya. Bidan menurut WHO adalah seseorang yang telah diakui secara regular dalam program pendidikan bidan diakui secara yuridis, ditempatkan, dan mendapatkan kualifikasi, serta terdaftar di sektor dan memperoleh izin melaksanakan praktik kebidanan. Definisi bidan menurut ICM adalah seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan bidan yang diakui oleh negara serta memperoleh kualiflkasi dan diberi izin melaksanakan praktik kebidanan di negara itu. Dalam melaksanakan profesinya bidan memiliki peran bidan sebagai pelaksana, pengelola, pendidik, dan peneliti.


peran bidan
Alat Kebidanan Setengah Kocher

Peran Bidan Sebagai Pelaksana

Sebagai pelaksana, bidan memiliki tiga kategori tugas, yaitu tugas mandiri, tugas kolaborasi, dan tugas ketergantungan.

A. Tugas Mandiri

Tugas-tugas mandiri bidan dalam peran bidan sebagai pelaksana, yaitu :
  1. Menetapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan kebidanan yang diberikan
  2. Memberi pelayanan dasar pranikah pada anak remaja dan wanita dengan melibatkan mereka sebagai
  3. Memberi asuhan kebidanan kepada klien selama kehamilan normal
  4. Memberi asuhan kebidanan kepada klien dalam masa persalinan dengan melibatkan klien/keluarga
  5. Memberi asuhan kebidanan pada bayi baru lahir
  6. Memberi asuhan kebidanan pada klien dalam masa nifas dengan melibatkan klien/keluarga
  7. Memberi asuhan kebidanan pada wanita usia subur yang membutuhkan pelayanan keluarga berencana
  8. Memberi asuhan kebidanan pada wanita dengan gangguan sistem reproduksi dan wanita dalam masa klimakterium serta menopause
  9. Memberi asuhan kebidanan pada bayi dan balita dengan melibatkan keluarga.
B. Tugas Kolaborasi

Tugas-tugas kolaborasi (kerja sama) bidan dalam peran bidan sebagai pelaksana, yaitu :
  1. Menerapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan kebidanan sesuai fungsi kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga
  2. Memberi asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan risiko tinggi dan pertolongan pertama pada kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi
  3. Memberi asuhan kebidanan pada ibu dalam masa persalinan dengan risiko tinggi serta keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan pertolongan pertama dengan tindakan kolaborasi dengan melibatkan klien dan keluarga
  4. Memberi asuhan kebidanan pada ibu dalam masa nifas dengan risiko tinggi serta pertolongan pertama dalam keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi klien dan keluarga
  5. Memberi asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan risiko tinggi dan pertolongan pertama dalam keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi bersama klien dan keluarga
  6. Memberi asuhan kebidanan pada balita dengan risiko tinggi serta pertolongan pertama dalam keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan kolaborasi bersama klien dan keluarga.
C. Tugas Ketergantungan

Tugas-tugas ketergantungan (merujuk) bidan dalam peran bidan sebagai pelaksana, yaitu :
  1. Menerapkan manajemen kebidanan pada setiap asuhan kebidanan sesuai dengan fungsi keterlibatan klien dan keluarga
  2. Memberi asuhan kebidanan melalui konsultasi dan rujukan pada kasus kehamilan dengan risiko tinggi serta kegawatruratan
  3. Memberi asuhan kebidanan melalui konsultasi serta rujukan pada masa persalinan dengan penyulit tertentu dengan melibatkan klien dan keluarga
  4. Memberi asuhan kebidanan melalui konsultasi dan rujukan pada ibu dalam masa nifas yang disertai penyulit tertentu dan kegawatdaruratan dengan melibatkan klien dan keluarga
  5. Memberi asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan kelainan tertentu dan kegawatdaruratan yang memerlukan konsultasi serta rujukan dengan melibatkan keluarga
  6. Memberi asuhan kebidanan kepada anak balita dengan kelainan tertentu dan kegawatruratan yang memerlukan konsultasi rujukan dengan melibatkan klien/keluarga.



Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
  • Buku Konsep Kebidanan



space iklan


Terima kasih untuk Like/comment FB :