Kompetensi Bidan

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan PNS menjelaskan konsep kompetensi adalah kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seorang Pegawai Negeri Sipil berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap prilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas secara professional, efektif dan efisien. Kompetensi bidan adalah kemampuan dan karakteristik yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku yang harus dimiliki seorang bidan dalam melaksanakan praktik kebidanan pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan, secara aman dan bertanggungjawab sesuai dengan standar sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat.

Didalam lingkup praktik kebidanan, kompetensi bidan sebagaimana tertuang dalam buku kompetensi bidan Indonesia meliputi pengetahuan, ketrampilan dan sikap prilaku yang harus dimiliki oleh seorang bidan dalam melaksanakan praktek kebidanan secara aman dan bertanggung jawab. Kompetensi bidan tersebut dikelompokkan dalam dua kategori yaitu : kompetensi dasar yang merupakan kompetensi bidan minimal yang secara mutlak harus dimiliki oleh bidan dan kompetensi tambahan yang merupakan pengembangan dari pengetahuan dan ketrampilan dasar untuk mendukung tugas bidan dalam memenuhi tuntutan/kebutuhan masyarakat yang sangat dinamis serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


kompetensi bidan
Alat Kebidanan Setengah Kocher


Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor: 369/Menkes/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Bidan, maka ditetapkan standar kompetensi bidan yang harus dimiliki yaitu :
  1. Bidan mempunyai persyaratan pengetahuan dan keterampilan dari ilmu-ilmu sosial, kesehatan masyarakat dan etik yang membentuk dasar dari asuhan yang bermutu tinggi sesuai dengan budaya, untuk wanita, bayi baru lahir dan keluarganya
  2. Pra konsepsi, KB, dan Ginekologi; bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, pendidikan kesehatan yang tanggap terhadap budaya dan pelayanan menyeluruh dimasyarakat dalam rangka untuk meningkatkan kehidupan keluarga yang sehat, perencanaan kehamilan dan kesiapan menjadi orang tua.
  3. Asuhan dan konseling selama kehamilan; bidan memberi asuhan antenatal bermutu tinggi untuk mengoptimalkan kesehatan selama kehamilan yang meliputi: deteksi dini, pengobatan atau rujukan dari komplikasi tertentu.
  4. Asuhan selama persalinan dan kelahiran; bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, tanggap terhadap kebudayaan setempat selama persalinan, memimpin selama persalinan yang bersih dan aman, menangani situasi kegawatdaruratan tertentu untuk mengoptimalkan kesehatan wanita dan bayinya yang baru lahir.
  5. Asuhan pada ibu nifas dan menyusui; bidan memberikan asuhan pada ibu nifas dan menyusui yang bermutu tinggi dan tanggap terhadap budaya setempat. Universitas Sumatera Utara
  6. Asuhan pada bayi baru lahir; bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, komperhensif pada bayi baru lahir sehat sampai dengan 1 bulan.
  7. Asuhan pada bayi dan balita; bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi, komperhensif pada bayi dan balita sehat (1 bulan – 5 tahun).
  8. Kebidanan komunitas; bidan memberikan asuhan yang bermutu tinggi dan komprehensif pada keluarga, kelompok dan masyarakat sesuai dengan budaya setempat.
  9. Asuhan pada ibu/wanita dengan gangguan reproduksi; melaksanakan asuhan kebidanan pada wanita/ibu dengan gangguan sistem reproduksi.

Dari ke sembilan kompetensi tersebut seorang bidan dimasa sekarang dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kebidanan. Kompetensi bidan ini dapat terwujud bila seorang bidan mampu menguasai konsep dasar ilmu kebidanan, keterampilan tambahan dan perkembangannya juga mampu bersikap profesional sesuai dengan kode etik yang telah ditetapkan.

7 Area Kompetensi Bidan

Pendidikan kebidanan yang di bangun di Indonesia harus mengacu pada 7 area kompetensi bidan yang merupakan hasil lokakarya nasional di Surabaya tahun 2012. 7 area kompetensi bidan tersebut diantaranya yaitu :
  1. Komunikasi efektif
  2. Etika legal dan keselamatan pasien
  3. Pengembangan diri dan profesionalisme
  4. Landasan ilmiah praktik kebidanan
  5. Keterampilan klinis dlm praktik kebidanan
  6. Promosi kesehatan
  7. Manajemen, Kepemimpinan dan Kewirausahaan.


Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
  • Buku Konsep Kebidanan



space iklan


Terima kasih untuk Like/comment FB :