Bidan Komunitas

Menurut ICM (International Confederation Midwifery) bidan adalah seseorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari pendidikan tersebut serta memenuhi kualifikasi untuk didaftar dan atau memiliki ijin yang sah (lisensi) untuk melakukan Praktik bidan. Sedangkan menurut IBI (Ikatan Bidan Indonesia) : adalah seorang perempuanyang lulus dari pendidikan bidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayah negara RI serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister dan atau untuk secara sah mendapt lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan. Bidan komunitas mempunyai pengertian yaitu bidan yang memberikan pelayanan kebidanan profesional yang ditujukan kepada masyarakat dengan penekanan pada kelompok resiko tinggi dengan upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal melalui pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, menjamin keterjangkauan pelayanan kesehatan yg dibutuhkan dan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pelayanan kebidanan.

Bidan komunitas oleh masyarakat lebih di kenal dengan bidan desa. Pada dasarnya seorang bidan dapat bekerja di pelayanan kesehatan atau komunitas karena mereka sudah mendapatkan ilmunya saat menempuh pendidikan kebidanan. Bidan di pelayanan kesehatan telah mempunyai kompetensi menjadi bidan pelayanan di pelayanan kesehatan melalui praktik klinik kebidanan saat menempuh pendidikan kebidanan. Sedangkan bidan komunitas telah mempunyai kompetensi menjadi bidan komunitas melalui praktik kebidanan komunitas saat menempuh pendidikan kebidanan. Jadi bekerja di pelayanan kesehatan maupun di komunitas bukan merupakan suatu masalah bagi bidan. Namun pada umumnya, bidan komunitas mempunyai tugas yang lebih banyak dan lebih berat dibandingkan dengan bidan di pelayanan kesehatan. Karena bidan komunitas mempunyai tanggung jawab terhadap suatu komunitas atau masyarakat.


bidan komunitas
Alat Kebidanan Gunting Tali Pusat

Bidan komunitas harus mempunyai kompetensi sesuai dengan kompetensi bidan. Karena bidan komunitas lebih dituntut untuk bekerja secara mandiri apabila menangani masalah atau memberikan pelayanan sesuai dengan kompetensinya. Bidan komunitas harus pandai mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Terutama dalam hal memberikan asuhan dalam kasus kegawat-daruratan.

Peran Bidan Komunitas

  1. Pemberi pelayanan kesehatan (provider) baik secara langsung ataupun tidak langsung, kepada klien, individu, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan menggunakan asuhan kebidanan.
  2. Pendidik. Memberi pendidikan kesehatan kepada kelompok keluarga yg beresiko tinggi, kader.
  3. Pengelola. Mengelola (merencanakan, mengorganisasi, menggerakan dan mengevaluasi) pelayanan kebidanan baik langsung ataupun secara tidak langsung 
  4. Konselor. Memberi konseling/bimbingan kepada kader, keluarga dan masyarakat tentang masalah kesehatan komunitas sesuai prioritas.
  5. Pembela klien (advokat). Peran bidan sebagai penasehat telah didefinisikan oleh Kohnke 1980 adalah kegiatan memberi informasi dan sokongan kepada seseorang sehingga mampu membuat keputusan yang terbaik dan memungkinkan bagi dirinya. 
  6. Kolaborator/koordinator. Kolaborasi dengan disiplin ilmu lain, baik lintas program maupun sektoral.
  7. Perencana. Peranan bidan di komunitas sebagai perencana, yaitu dalam bentuk perencanaan pelayanan kebidanan individu dan keluarga serta berpartisipasi dalam perencanaan program di masyarakat luas untuk suatu kebutuhan tertentu yang ada kaitannya dengan kesehatan.
  8. Peneliti. Melakukan penelitian untuk mengembangkan kebidanan komunitas.

Kegiatan Pelayanan Bidan Komunitas

1. Pelayanan kesehatan ibu 
  • Pra Hamil 
  • Hamil 
  • Persalinan 
  • Nifas 
  • Menyusui 

2. Pelayanan medik keluarga berencana 
  • Komunikasi, informasi dan edukasi 
  • Pelayanan kontrasepsi 
  • Pembinaan dan pengayoman medis kontrasepsi peserta KB
  • Pelayanan Rujukan KB
  • Pencatatan dan Pelaporan 

3. Pelayanan kesehatan anak 
  • Pemeriksaan kesehatan balita secara berkala 
  • Penyuluhan pada orang tua, menyangkut pada perbaikan gizi 
  • Imunisasi 
  • Deteksi tumbuh kembang 

4. Peran serta masyarakat.






Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
  • Buku Kebidanan Komunitas



space iklan


Terima kasih untuk Like/comment FB :